Materi Frasa Bahasa Indonesia : Contoh, Jenis dan Pengertian

Materi Frasa Bahasa Indonesia : Contoh, Jenis dan Pengertian – Hi Sahabat Lesbahasa, kamu tahu apa itu Frasa? Seperti kalimat ini: Ayah banting tulang tiap hari untuk memenuhi keperluan hidup. Nah, membanting tulang itu sebagai frasa idiomatik yang mempunyai makna bekerja.

Kemungkinan banyak yang berekspektasi kalau pelajaran Bahasa Indonesia itu akan gampang dipahami dan dimengerti? Barangkali kamu sempat mikir sepertinya jarang-jarang deh pakai frasa dalam berbicara. Walau sebenarnya implementasi materi tipe frasa di sehari-harinya itu sering kali dipakai.

Itulah mengapa, pahami pemakaian ide frasa dalam pemakaian bahasa Indonesia itu wajib. Disamping kerap dipakai selama keseharian. pemakaian frasa dapat memberi beragam tipe arti, termasuk makna tersembunyi.

Cukup kan buat bisa terapin frasa di story atau caption instagram kamu? Jadi dalam bagaimana gitu artinya. Agar memakai dan mengaplikasikan frasa secara tepat. Yuk baca artikel Materi Frasa Bahasa Indonesia sampai abis mulai dari pengertian Jenis dan Contoh frasa!

Pengertian Frasa

Pengertian Frasa Bahasa Indonesia
Materi Frasa Bahasa Indonesia : Contoh, Jenis dan Pengertian

Frasa ialah unit gramatikal berbentuk kombinasi kata dengan kata yang memiliki sifat nonpredikatif. Frasa cuma bisa isi satu fungsi sintaksis. Misalkan, frasa anak yang kenakan pakaian warna merah memiliki motif polkadot itu cuma bisa penuhi fungsi subyek. Frasa mempunyai beberapa ciri-ciri, diantaranya

  • Lebih satu kata yang penuhi salah satunya dari fungsi sintaksis (subyek, predikat, object, info, atau pendamping).
  • Bisa diselipi -> Lihat contoh berikut ini:
  • Rumah biru -> Antara dua kata itu bisa diselipi, misalkan yang barusan, jadi rumah yang barusan biru. Dalam pada itu, yang tidak dapat diselipi dikatakan sebagai kata majemuk (kompositum). Misalnya,
  • Rumah sakit -> Antara ke-2 kata itu tidak bisa diselipi.

Frasa mempunyai elemen pokok dan info. Pada frasa rumah biru, kata rumah jadi pokok dan kata biru menjelaskan pokok itu.

Frasa bisa ditetapkan macamnya berdasar kelas kata. Misalkan, frasa rumah biru berinti kata rumah yang berkualitas kata nomina hingga frasa itu masuk ke jenis frasa nomina.

Tipe Jenis Frasa

Jenis Frasa Bahasa Indonesia
Materi Frasa Bahasa Indonesia : Contoh, Jenis dan Pengertian

Tipe Frasa terdiri jadi dua jenis, antara lain sebagai berikut:

Frasa Eksosentris

Jenis Frasa eksosentris ialah frasa yang beberapa atau semuanya tidak memiliki sikap sintaksis yang serupa dengan komponen-komponennya. Frasa ini memiliki dua elemen, yakni:

Sisi perangkai yang berbentuk preposisi atau partikel.
Sisi sumbu yang berbentuk kata atau barisan kata.

Contoh frasa eksosentris.

  • 3 orang sedang belajar dalam aula sekolah.
  • 3 orang sedang belajar dalam.
  • 3 orang sedang belajar aula.
  • 3 orang sedang belajar sekolah.

Frasa di aula sekolah memiliki tiga elemen di, aula, dan sekolah. Sebagai frasa preposisional, ke-3 elemen itu tidak bisa sama gantikan. Berlainan hal dengan frasa endosentris.

Frasa Endosentris

Jenis Frasa endosentris ialah frasa yang kesemuaannya memiliki sikap sintaksis yang serupa dengan salah satunya bagiannya.

Contoh dari frasa eksosentris

  • 2 orang pelajar sedang latihan menyanyi di aula sekolah.

Karena mempunyai distribusi yang serupa, tidak jadi masalah bila satu diantaranya ditiadakan karena dapat sama-sama gantikan.

  • 2 orang sedang latihan menyanyi di aula sekolah.
  • Dua pelajar sedang latihan menyanyi di aula sekolah.

Pola frasa bahasa Indonesia dengan tepat dilukiskan oleh Alisyahbana (1949: 59). Beliau menyampaikan berkenaan hukum DM. Tujuan dari hukum DM ialah kata yang menjelaskan/ menerangkan selalu berada ada di belakang kata yang dijelaskan.

Selanjutnya di tahun 1972, ada figur yaitu Bertsch dan Vennemann. Mereka menyampaikan konsep pengurutan lumrah, tujuannya ialah posisi semua jenis modifikator dalam jalinan dengan induknya (kata yang dimodifikasikan) sama dengan posisi verba dan object.

Baca juga : Tips Belajar Bahasa Indonesia Cepat Mahir

Tipe Frasa berdasarkan Kelas Kata

Bila disaksikan dari kelas kata pada pokok frasa, frasa bisa diperbedakan ke beberapa jenis, diantaranya

Frasa Preposisional (Frasa Kata Depan)

Frasa preposisional ialah frasa yang dengan diawali kata depan yang selanjutnya dituruti oleh kata atau barisan kata lain. Misalnya, di sejauh jalan masa lalu, ke guru yang terhormat, untuk bekas yang terlukai, dll.

Frasa Nominal (Frasa Kata Benda)

Frasa nominal ialah frasa yang berinti pada kata berkualitas kata nomina. Misalnya, burung biru, sehamparan alun-alun, ketinggian pesawat, dll.

Frasa Verbal (Frasa Kata Kerja)

Frasa verbal ialah frasa yang berinti pada kata berkualitas kata kerja. Misalnya, mendapat hadiah, makan buah-buahan, melompati pagar, dll.

Frasa Adjektival (Frasa Kata Karakter)

Frasa adjektiva ialah frasa yang berinti pada kata berkualitas kata sifat. Misalnya, benar-benar merah, tak pernah bersih, selalu baik, dll.

Frasa Adverbial (Frasa Kata Keterangan)

Frasa adverbia ialah frasa yang berinti pada kata berkualitas kata info. Misalnya, tak pernah sekalinya, cuma kadang-kadang, tidak, dll.

Baca Juga : Tips Menulis Kreatif

Cara Tentukan Pola Frasa

Contoh Frasa
Materi Frasa Bahasa Indonesia : Contoh, Jenis dan Pengertian

Penetapan pola frasa secara umum ditemui dalam hal Ujian Tercatat Berbasiskan Computer (UTBK) di bagian Pengetahuan dan Pengetahuan Umum (PPU). Beberapa langkah dalam tentukan pola frasa, diantaranya:

  1. Pastikanlah lebih dahulu pokok atau ide dijelaskan (D) dan pemisah atau info atau ide menjelaskan (M) dari frasa itu. Karena sebagai opsi, penulis akan memakai istilah pokok dan info. Misalkan, frasa kepandaian bikinan berinti pada kata kepandaian. Ini karena kata kepandaian bisa membuat jenis apa saja, misalkan kepandaian emosional, kepandaian cendekiawan, atau kepandaian religius hingga kata bikinan jadi info dari kepandaian yang diartikan.
  2. Dari pokok dan info itu, pastikanlah kelas ucapnya. Kepandaian berkualitas kata nomina, demikian juga dengan kata bikinan.
  3. Lihatlah secara cermat, baik pokok, atau info apa berwujud kata dasar atau mungkin kata berimbuhan.
  4. Bila sampai point C belum diketemukan jawabnya, Kamu harus menyaksikan jalinan di antara pokok dan pemisah. Misalkan, frasa pintu belakang . Maka, jalinan di antara pokok (pintu) dan belakang (info) ialah letak atau status.

1 thought on “Materi Frasa Bahasa Indonesia : Contoh, Jenis dan Pengertian”

Leave a Comment